Prosedur Praktek Kerja Lapangan – Akfar Nusaputera
All for Joomla All for Webmasters

Prosedur Praktek Kerja Lapangan

Praktek Kerja Lapangan

a.    Pengertian
Praktek Kerja Lapangan (PKL) adalah kegiatan kurikuler yang dilakukan oleh mahasiswa sesuai dengan tuntutan kurikulum sebagai penerapan teori yang telah diperoleh agar yang bersangkutan memperoleh pengalaman lapangan yang sesuai dengan bidang farmasi.

b.    Tujuan dan Fungsi PKL
1)  PKL bertujuan agar mahasiswa mendapatkan pengalaman kerja yang relevan sehingga yang bersangkutan memiliki pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang memadai di bidangnya.
2)    PKL berfungsi sebagai wahana pelatihan kerja bagi mahasiswa di luar kampus di bidang masing-masing.

c.    Status, Bobot Kredit, dan Pelaksanaan Kegiatan PKL
1)    PKL merupakan kegiatan kurikuler yang terdapat dalam struktur kurikulum Program Diploma III.
2)  Bobot Kredit PKL adalah 6 SKS. Satu SKS terdiri atas kegiatan selama 200 menit perminggu selama 1 semester, sehingga pelaksanaan PKL mahasiswa dalam rentang waktu 35 hari kerja aktif dengan beban kerja 8 jam per hari.

d.    Tempat, Jenis, Kegiatan, dan Prosedur Pelaksanaan PKL
1)    Kegiatan PKL dilaksanakan di Industri Farmasi, Industri Obat Tradisional, Rumah Sakit, Apotek, Pedagang Besar Farmasi, Gudang Farmasi, Puskesmas, Balai POM atau institusi mitra lain berdasarkan kriteria yang ditentukan Panitia PKL.

2)    Kegiatan PKL meliputi:
a)    Kegiatan di kampus yang berupa :
(1)    pembekalan oleh Panitia PKL
(2)    pra-PKL (pengurusan administrasi)
(3)    penyusunan laporan akhir dan ujian.
b)    Kegiatan di lapangan yang meliputi
(1)    observasi dan orientasi di institusi mitra yang disetujui
(2)    praktek dan pengumpulan data di bidang yang relevan
(3)    penyusunan laporan harian.
3)    Prosedur Pelaksanaan PKL dirancang agar pelaksanaannya dapat berjalan sesuai dengan rencana dan dapat dilaksanakan perorangan atau kelompok.

e.    Persyaratan dan Pendaftaran Mahasiswa PKL
1)    Syarat mengikuti PKL, mahasiswa telah menempuh kuliah sekurang kurangnya 90 SKS tanpa nilai E, dibuktikan dengan Kartu Hasil Studi (KHS).
2)    Mahasiswa mendaftarkan tempat PKL ke Panitia PKL untuk selanjutnya diproses oleh BAAK agar dibuatkan Surat Pengantar ke Lahan PKL.

f.    Persyaratan dan Tugas  Pembimbing PKL
1)    Dosen Pembimbing Akademik yang memenuhi syarat sebagai dosen pembimbing PKL adalah dosen tetap pada bidang keahlian yang relevan. Dosen Pembimbing yang dimaksud mendapat surat tugas dari Direktur.
2)    Tugas Dosen Pembimbing Akademik adalah
a)    melakukan penyerahan mahasiswa PKL ke institusi mitra;
b)    melakukan pembimbingan mahasiswa PKL dalam pelaksanaan kegiatan dan penyusunan laporan;
c)    melakukan monitoring dalam pelaksanaan PKL di institusi mitra;
d)    melakukan penarikan mahasiswa  PKL di institusi mitra;
e)    melakukan evaluasi  akhir dalam bentuk ujian;
f)    memberikan penilaian bagi mahasiswa terbimbing, sesuai dengan format penilaian;
g)    menyerahkan format nilai yang telah diisi kepada Panitia PKL setelah Ujian.

3)    Persyaratan bagi tenaga Pembimbing Lapangan ditetapkan oleh pimpinan institusi mitra yang bersangkutan.
4)    Tugas Pembimbing Lapangan adalah
a)    membimbing mahasiswa terbimbing dalam pelaksanaan kegiatan PKL;
b)    memberi penilaian mahasiswa terbimbing sesuai format penilaian yang ditentukan Panitia PKL;
c)    menyerahkan nilai PKL mahasiswa terbimbing kepada dosen pembimbing pada saat penarikan.

g.    Penilaian Praktik Kerja Lapangan
1)    Komponen penilaian PKL adalah sebagai berikut.
d)    60% berasal dari Penilaian oleh Pembimbing Lapangan. Aspek yang dinilai sesuai dengan Standar Kompetensi Tenaga Teknis Kefarmasian berdasarkan KepMenKes No. 573/MENKES/SK/VI/2008.
e)    40% berasal dari Penilaian yang berupa Ujian Komprehensif tertutup oleh Pembimbing Akademik dan Praktisi yang diundang sesuai dengan kompetensi lahan PKL. Aspek yang dinilai meliputi : Penulisan, Isi Laporan, Presentasi dan Tanya Jawab.
2)    Mahasiswa dikatakan lulus mata kuliah PKL bila mendapat nilai B dan telah revisi yang dibuktikan dengan tanda tangan Pembimbing Akademik, Pembimbing Lapangan dan Penguji pada Laporan PKL.
3)    Mahasiswa yang mendapat nilai C wajib mengulang Ujian Komprehensif tertutup dalam jangka waktu yang ditentukan oleh Penguji hingga lulus.

h.    Pengesahan
Laporan PKL yang sudah dipertahankan di hadapan sidang ujian harus disahkan oleh Pembimbing Akademik, Pembimbing Lapangan dan Penguji serta mengetahui Direktur dengan membubuhkan tanda tangan disertai nama dan Nomor Induk Pegawai (NIP) pada Halaman Pengesahan. Pada halaman ini dicantumkan juga nama dan Nomor Induk Mahasiswa serta judul karya ilmiah tersebut.